Perpres Publisher Rights: Meta Fokus Investasi ke Media di Indonesia

Cari KabarMeta, perusahaan induk Facebook, WhatsApp, dan Instagram, telah mengumumkan rencananya untuk fokus berinvestasi di media di Indonesia guna mematuhi Perpres “Publisher Rights” yang telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada Februari 2024. Dalam acara “Ngobrol di Meta” di Jakarta Selatan, Direktur Kemitraan Global untuk Meta di Asia Tenggara, Revie Sylviana, menyatakan komitmen Meta untuk berinvestasi di media Indonesia, namun mengakui bahwa implementasinya akan tergantung pada arahan pemerintah.

Publisher Rights, yang diatur dalam Perpres Nomor 32 Tahun 2024, merupakan peraturan yang mengatur kerja sama antara platform digital seperti Meta dan Google dengan perusahaan media. Kerja sama tersebut dapat mencakup lisensi berbayar, bagi hasil, berbagi data agregat pengguna berita, dan bentuk kerja sama lainnya.

Meskipun belum ada detail konkret mengenai bentuk kerja sama antara Meta dan media Indonesia, perusahaan tersebut telah banyak berdiskusi dengan media. Meta menganggap bahwa tidak diwajibkan membayar konten berita yang diunggah ke platform mereka karena banyak penerbit berita menggunakan platform secara sukarela.

Sebagai alternatif, Meta telah melakukan kemitraan dengan media di Indonesia, termasuk program pengecekan fakta dari pihak ketiga dan peluncuran WhatsApp Channels untuk membantu penerbit berita memperluas jangkauan dan audiens mereka.

Perpres Publisher Rights bertujuan untuk memastikan keberlanjutan industri media di Indonesia dan menciptakan kerja sama yang lebih adil antara perusahaan pers dan platform digital. Meskipun berlaku pada Oktober 2024, Meta dan platform digital lainnya memiliki waktu untuk mempertimbangkan kerja sama dengan penerbit berita.

Harapannya, dengan adanya Perpres ini, Indonesia dapat memiliki jurnalisme berkualitas dan memberikan kerangka hukum yang jelas bagi kerja sama antara perusahaan pers dan platform digital.

 

Sumber : tekno.kompas.com