Ali Fikri Mengawasi Kue Ultah dari Caleg, Ketua KPU: Saya yang Menyiapkannya, Dia Hanya Ikut Makan

Cari KabarAli Fikri, yang menjabat sebagai Kepala Bagian Pemberitaan KPK, mengungkapkan bahwa Ketua KPU, Hasyim Asy’ari, sepatutnya melaporkan menerima kue ulang tahun dari seorang caleg yang viral di media sosial kepada KPK karena adanya potensi konflik kepentingan.

Menurut Ali, segala bentuk penerimaan yang terkait dengan jabatan harus dilaporkan kepada KPK agar dapat menghindari adanya perselisihan kepentingan. Dia menegaskan bahwa perselisihan kepentingan dapat menjadi celah bagi praktik korupsi.

Ali juga menyoroti pentingnya kesadaran bersama dalam mencegah korupsi, baik dalam hal kecil maupun besar. Setiap tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan harus dihindari sebagai bagian dari upaya memberantas korupsi.

Sebelumnya, video yang menampilkan seorang caleg dari PSI, Marsha Siagian, memberikan kue ulang tahun kepada Hasyim Asy’ari, menjadi viral. Namun, Hasyim membantah bahwa kue tersebut berasal dari caleg PSI, melainkan disiapkan oleh dirinya sendiri. Dia menyatakan bahwa caleg PSI hanya turut serta merayakan dan merekam momen tersebut. Menurut Hasyim, kue ulang tahun tersebut sengaja disajikan di tengah-tengah rapat rekapitulasi dan dihadiri oleh saksi dari peserta pemilu lainnya.

Kemudian, kue yang mewah tersebut diberikan kepada Hasyim Asyari. Bersama dengan sejumlah politisi dari berbagai partai politik yang terlihat dalam rekaman, termasuk politisi dari partai Garuda dan PSI, Hasyim Asyari merayakan ulang tahunnya dan memotong kue.

Pada akhir video, Marsha Siagian sempat menunjukkan kue ulang tahun Ketua KPU RI Hasyim Asyari, yang menampilkan sebuah figur yang duduk di atas meja kerja dengan bungkus rokok yang diletakkan di atas meja.

Diketahui bahwa Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari lahir pada tanggal 3 Maret 1972. Artinya, Hasyim Asyari merayakan ulang tahunnya yang ke-52.

Sumber : news.detik.com