Mark Cuban, Tetap Irit Meski Sudah Jadi Miliuner

Cari Kabar – Pemilik klub basket Dallas Maverick Mark Cuban ternyata masih mempertahankan kebiasaan-kebiasaan seperti saat dirinya hidup susah dulu. Meski Forbes menyebutnya sebagai miliuner dengan total kekayaan US$ 5,1 miliar atau setara dengan Rp 77 triliunan.

“Saya selalu mencoba menjadi orang yang sama, dalam kondisi jika saya berada dalam situasi miskin, berkecukupan, atau kaya sekalipun. Rencana untuk membeli sebuah kapal pesiar, tentu tidak akan jadi satu agenda yang akan saya lakukan,” ucap Cuban seperti dikutip CNBC Make It.

Investor perusahaan startup ini sempat dikabarkan membeli sebuah mansion mewah senilai belasan juta Dolar AS dan jet pribadi Gulfstream usai dirinya resmi jadi miliuner. Namun itu tidak mengubah hidupnya menjadi layaknya orang kaya baru (OKB).

Nyatanya, gaya hidup frugal masih dijalani Cuban hingga saat ini. Cuban dan keluarganya masih melakukan hal-hal yang biasanya dilimpahkan ke seorang asisten rumah tangga seperti memasak hingga mencuci bajunya sendiri.

“Saya suka privasi, orang-orang di kelilingi orang yang mempekerjakan orang lain untuk urusan pribadi mereka. Hal itu sama saja dengan tidak memiliki privasi,” lanjutnya.

Pada Januari lalu, Cuban sempat diwawancarai oleh CBS dan dia mengatakan bahwa dia merupakan seorang pekerja keras, dan dia pun tidak neko-neko dengan hidupnya. Cuban pun bilang kalau dirinya sudah cukup bahagia dengan 1% dari total kekayaannya.

Seorang teman lamanya mengkonfirmasi hal tersebut. Ia juga mengatakan bahwa dalam keadaan kaya sekalipun Cuban merupakan orang yang sama.

Melansir CNBC International, hingga saat ini Cuban memiliki tiga rumah dan sebuah jet pribadi. Menurut Cuban, itu adalah sebuah mainan atau hal yang diinginkan sejak dulu.

“Membeli jet pribadi, adalah salah satu cita-cita saya sepanjang hidup karena itulah aset yang saya hargai setiap saat dan itulah yang memberikan ‘me time’ untuk saya,” ucap Cuban pada 2017 lalu.

Menariknya, Cuban ternyata masih bisa bersenang-senang ketika dirinya mengalami kebangkrutan.

Sumber: CNBC Indonesia